Sejarah STT BNKP Sundermann

STT BNKP Sundermann adalah Sekolah Tinggi yang pertama lahir di Nias, didirikan pada tahun 1998 oleh BNKP dan didukung oleh gereja AMIN, ONKP, dan AFY. Tujuannya adalah untuk mempersiapkan tenaga pelayan dan pengajar yang berkualiatas dalam iman, ilmu dan pelayanan. Sampai saat ini STT BNKP Sundermann telah menamatkan ratusan tenaga pelayan dan pengajar, baik berasal dari Kepulauan Nias maupun dari Luar Nias. Para Lulusan ini telah bekerja/melayani diberbagai lembaga keagamaan, pendidikan, pemerintah serta NGO lokal dan internasional.

Di tingkat Nasional, STT BNKP Sunderman telah menjadi anggota Perhimpunan Sekolah-sekolah Teologia di Indonesia (PERSETIA) sejak tahun 2005. Program studi S1 Teologia Kependetaan dan S1 Pendidikan Agama Kristen (PAK) telah Re-Akreditas BAN-PT (Badan Akreditas Nasional Pergutuan Tinggi) pada bulan maret tahun 2017 dan Program Studi Pasca Sarjana (S2) PAK terakreditas BAN-PT pada tahun 2015.

Hingga sekarang keberadaan STT BNKP Sundermann telah dikenal secara nasional, bahkan telah menjalin hubungan kemitraan dengan gereja dan organisasi internasional, antara lain Gereja Gladbach-Neuss Jerman, UEM Jerman, ICCO/KiA Belanda, Asia Fokus, dll.

Kehadiran Sekolah Tinggi Teologi Banua Niha Keriso Protestan Sundermann, disingkat STT BNKP Sundermann, sejak 1 Agustus 1999 menyatakan panggilan dan kesaksian gereja di bidang pendidikan, yang dipahami sebagai bagian dari pemberitaan Injil tentang berita kesukaan mengenai pertobatan dan pembaharuan yang tersedia bagi manusia (Markus 1:15), untuk kebebasan, keadilan, kebenaran dan kesejahteraan yang dikehendaki Tuhan untuk dunia (Lukas 4:18-21) serta kekuatan Allah yang menyelamatkan (Roma 1:16). Oleh karenanya perlu mempersiapkan para pekerja yang siap diutus dan melayani di dalam dunia guna memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan dan pembangunan tubuh Kristus (Efesus 4:11-16).

Bahwa untuk mengimplementasikan pembangunan tubuh Kristus menuju kedewasaan iman, maka merupakan hal yang urgen menyelenggarakan pendidikan sebagai proses pencerdasan dan persiapan para pelayan yang beriman, berkualitas, mandiri, kreatif, inofatif dan siap diutus serta melayani ke dalam dunia.

Bahwa untuk peningkatan pelayanan dan kesaksian gereja-gereja di Nias dan Indonesia pada umumnya – menuju kemandirian Teologi, Daya dan Dana, maka dipandang perlu menyelenggarakan Pendidikan Tinggi Teologi yang berkedudukan di Gunungsitoli. Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi Teologi dimaksud, selain dalam rangka mempersiapkan para pelayan gereja dan pendidik yang berkualitas dan beriman, juga salah satu wujud peran-serta gereja dalam pembangunan Nasional sebagai pengamalan Pancasila. Bahwa Pendidikan Tinggi Teologi dimaksud didirikan oleh Banua Niha Keriso Protestan (BNKP) dan didukung oleh Gereja AMIN, Gereja ONKP dan AFY, maka dengan memohon hikmat dari Allah, di dalam Yesus Kristus dan persekutuan dengan Roh Kudus, STT BNKP Sundermann mengemban amanah serta kewajiban mempersiapkan para pelayan gereja dan pendidik dengan menerapkan Tri-Darma Perguruan Tinggi guna pencapaian prinsip Tinggi Ilmu, Tinggi Iman dan Tinggi Pelayanan.