STT BNKP Sundermann telah menyelenggarakan kegiatan Kuliah Umum Teologi Lutheran dengan mengusung tema “Discerning the Spirits: The Holy Spirit and the Spiritual According to Lutheran Christianity (Membedakan Roh: Roh Kudus dan Roh, menurut Kekristenan Lutheran)“. Kegiatan ini berlangsung pada hari Jumat, tanggal 10 Juni 2022. Peserta kegiatan terdiri dari seluruh dosen, mahasiswa/i Program Studi S1 Teologi dan  Program Studi S1 PAK.

Narasumber kegiatan Kuliah Umum ini adalah Bapak Rev. Charles W. Peterson, Ph.D, seorang Profesor Teologi Lutheran dari Evangelical Lutheran Church in America (ELCA) dan juga merupakan Dosen KNLWF Lutheran Study Center (LSC). Tujuan dari kegiatan Kuliah Umum ini adalah agar para sivitas akademika memiliki pengetahuan tentang tantangan Kekristenan masa kini mengenai iman dalam Kristus menurut Teologi Kekristenan Lutheran. Beliau memulai kuliah ini dengan memaparkan bahwa ada 3 tantangan terbesar yang dihadapi oleh gereja-gereja Lutheran secara umum terkait dengan topik Roh Kudus, yakni tantangan dari teologi kharismatik/pentakosta, tantangan dari teologi kemakmuran dan tantangan dari aliran-aliran kepercayaan, ataupun kepercayaan kepada roh-roh orang tua.

Dari perspektif Luther, menyikapi tantangan seperti ini maka yang perlu dilakukan adalah pengertian tentang apa itu spirit atau roh. Lukas 10:25-28 menyebutkan bahwa manusia itu terdiri dari tubuh, jiwa dan roh. Roh terkait dengan apa kebutuhan manusia yang sangat hakiki. Sebelum manusia jatuh ke dalam dosa, kebutuhan atau keinginan manusia yang sangat hakiki adalah memiliki relasi yang baik dan dekat dengan Tuhan. Tetapi ketika manusia jatuh ke dalam dosa, keinginan manusia adalah menjauh dari Tuhan. Untuk menyelamatkan manusia dari “spiritual death” ini, Tuhan memberikan kita Roh Kudus. Roh Kudus menolong kita untuk mengenal Tuhan, dan beriman kepadaNya.

Setelah pemaparan materi berakhir, dilaksanakan diskusi antara narasumber dengan peserta. Selanjutnya, beliau melaksanakan kuliah kelas kepada mahasiswa/i Program Studi S1 Teologi selama 1 minggu penuh. (FSH)